Minggu, 18 Maret 2018

Thanks God

Malam ini si aku menyuruh saya menulis begini....
.
.
Hari ini saya bahagia..

Hari ini Tuhan tunjukan bahwa Dia mau pakai saya..  Dan saya siap!
.
.
Aku mungkin pernah bermimpi berada dalam ruang dan waktu itu..  Tapi sungguh,  itu hanya mimpi..
Jika ada daftar hal yang ingin kulakukan dalam hidup ini,  bisa ku pastikan menjadi seorang "pembawa kabar gembira" tidak akan ada dalam pilihan di daftar itu..   Kenapa?  "Bukan jalanku"..
Haha,  sungguh jawaban bodoh.. 

Jika Dia bilang "Ya"...  Siapa punya kuasa bilang "tidak" ?

.
.

Terima kasih Tuhan,  ini saya..  Pakai saya.. Tuntun saya agar berkembang dan semoga menjadi berkat buat semua orang..  😇
.
.

Sekian.  🌹

Jumat, 16 Maret 2018

Menghargai

Malam tadi ku menulis,

Kali ini kurajut ungkapan hatiku dalam bahasa tidak asing.
Bunyinya :

"I am just doing what you are doing to me..  If you don't know why,  so do I.. If you are confused,  so am I..  If you are annoyed,  so am I..
Let's make it easy,  KINDNESS BEGETS KINDNESS. "
Be positive!

Maknanya sangat dalam jika kau paham.  Semakin dewasa semakin sadari bahwa menghargai adalah 1 dari sekian hal paling sederhana yang masih sulit dilakukan...
Hal ini tidak akan menarik untuk kutulis,  jika tidak ada subjek yang memerankannya..
Benar,  temanku adalah subjeknya...

Ah,  sebenanya ini tulisan yang buruk..  Untuk pertama kalinya aku tidak tahu bagaimana menceritakannya, kemudian mengakhiri tulisan ini...

sekian.. 🍂

Ku katakan itu,  tapi mungkin suatu saat aku akan kembali memberi akhir padanya..  😅

Jumat, 02 Maret 2018

Suasana dan Rasa

Kam. feb.  8 2018..

pagi ini ku menulis..
Isinya penyesalan.
Jangan tanya mengapa,  karna ku tak kuasa membendungnya.
Jangan bilang ini hanya tentang diriku. Tidak.  Dia juga.

Iya,  kala itu ku akui ada suasana dan ada rasa. Mereka bekerjasama membuatku terbang, dan sialnya aku melayang di sana.

Lalu ketika ku menulis,  aku sedang berada di sini.. Ya, kau benar, aku sudah jatuh..  dan jika kau ingin tahu bagaimana rasanya,  kuberitahu, ini bukan tentang sakit pada ragaku tapi amarah dalam jiwaku..  itu rasanya..  jatuh,  dan amarah. . hahaha.. terserah jika kau anggap aku berlebihan..

Ku bilang,  aku tidak menyesal pernah melayang di sana. Itu terlalu manis,  kau tahu aku menikmatinya.  Tapi caraku kembali ke sini, itulah sesalku.. 

Atas nama rasa, ku imani aku benci..
Hei.. bukankah suasana dan rasa berteman..?  harusnya mereka tetap bersama ketika ku benci..
Tapi tunggu dulu.. sebenarnya ini bukan tentang suasana ataupun rasa...  Tapi tetap saja ini juga penting kujabarkan agar kalian & dia tau mengapa aku benci. .

Sekian ~ 🌹